Kemenag Akan Bentuk Ditjen Pesantren agar Posisi Pesantren Lebih Strategis

Widya Michella
Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman. (Foto: Dok. Kemenag).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan menambah direktorat di unit eselon 1, yakni Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Penambahan unit tersebut untuk mendukung kebijakan program Peta Jalan Kemandirian Pesantren.

Staf Khusus Menteri Agama, Nuruzzaman menyampaikan, nantinya pesantren akan diurus oleh satu Ditjen tersendiri, sehingga posisi pesantren akan menjadi jauh lebih strategis. Saat ini, kata dia pesantren membutuhkan sentuhan kebijakan lebih intensif. Saat ini, ada 32.000 pondok pesantren tersebar di seluruh Indonesia. 

"Bahkan kenaikan signifikan terjadi setahun yang lalu sekitar 30 persen pesantren hadir mengisi ruang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat. Ini menjadi alasan utama mengapa Menteri Agama (Menag) berkepentingan meluaskan jangkauan serta menjadikan pesantren menjadi satu dari tujuh program prioritasnya saat ini," ujar Nuruzzaman dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu (9/6/2021).

Dia menuturkan, selain pembentukan Ditjen Pesantren, Kemenag juga terus mengupayakan rekognisi terhadap pesantren. Terutama, lanjut dia bagi pesantren salaf. 

Menurutnya, saat ini muncul stigma pesantren salaf tidak diakui secara resmi oleh negara, lulusannya, termasuk kiainya yang tidak mempunyai gelar pendidikan formal.

Dia menjelaskan, program kemandirian pesantren akan menyasar pada program penguatan ekonomi pesantren agar pesantren dapat mandiri melaksanakan fungsinya sebagai pendidikan dan dakwa. 

"Kita akan dampingi sampai berjalannya progress penguatan ekonomi yang dilakukan oleh pesantren," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kemenag soal Wakaf Saham Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek: Bukan IPO

6 hari lalu

Dana BOS Madrasah Rp4,1 Triliun Segera Disalurkan, Ini Syarat Pencairan Tahap II

6 hari lalu

Siap-Siap! Dana BOS Madrasah dan BOP RA Rp1,4 Triliun Segera Cair, Ini Jadwalnya

6 hari lalu

Hadapi Predator Anak di Madrasah, Wamenag Serukan Para Siswa Berani Melapor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal