Kemenag Siapkan Edukasi dan Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum Madrasah-Pesantren, Ini Tujuannya

Binti Mufarida
Wakil Menteri Agama (Wamenag), Muhammad Syafi'i (Foto: Dok. Kemenag)

Menurut Syafi’i, inovasi berbasis kearifan lokal tersebut dapat dikembangkan menjadi modul pembelajaran kebencanaan di pesantren dan madrasah.

“Kita rancang integrasi kurikulum ini agar madrasah dan pesantren punya kesiapan yang baik dalam menanggulangi bencana. Ini sejalan dengan agenda kita di kementerian untuk terus memperkuat edukasi keselamatan bagi anak-anak didik,” kata dia.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan pembentukan tim koordinasi penanganan darurat Kemenag Peduli. Tim ini tidak hanya diarahkan untuk merespons bencana, tetapi juga mendukung upaya pencegahan dan edukasi di lingkungan satuan pendidikan keagamaan.

“Langkah integrasi kurikulum ini terhubung langsung dengan tim Kemenag Peduli yang baru kita bentuk. Fokus kita bukan hanya tanggap darurat pascabencana, melainkan membangun kesiapan sejak dini di lingkungan pendidikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wamenag mendorong madrasah dan pesantren tidak lagi memisahkan ilmu umum dengan ilmu agama. Menurutnya, ilmu pengetahuan seperti geologi kebencanaan, matematika, fisika, kimia, dan biologi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan keagamaan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Siap-Siap! Kemenag Buka Kuota PPG bagi 40.000 Lebih Guru, Kapan Dimulai?

4 hari lalu

Kemenag Matangkan Skema Kesejahteraan Guru Agama Non-ASN di Luar PPG

4 hari lalu

Usung Semangat Inklusif, Kemenag Libatkan Guru Lintas Agama pada HGN 2026

4 hari lalu

Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo Tak Berizin, Kemenag Jamin Pendidikan Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal