Kemenkes: 25.000 Orang Indonesia Meninggal Dunia per Tahun akibat Kanker Darah

Niko Prayoga
Ilustrasi pasien kanker. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id — Kanker darah masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, penyakit tersebut masuk dalam jajaran 10 besar kanker di Indonesia dan dikaitkan dengan sekitar 25.000 kematian setiap tahun.

Dante menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Menurut dia, data Global Cancer Observatory (Globocan) 2024 mencatat sekitar 474.000 kasus kanker baru di Indonesia setiap tahunnya.

"Berdasarkan data Globocan 2024, terdapat 474.000 kanker baru di seluruh Indonesia setiap tahunnya. Dari angka tersebut, ternyata kanker darah menduduki 10 terbesar di antaranya dan menyebabkan 25.000 kematian setiap tahunnya," ungkap Dante.

Lebih lanjut, Wamenkes Dante menjelaskan pentingnya memahami peran sumsum tulang dalam sistem pembentukan darah. Bagian tubuh tersebut menjadi tempat produksi berbagai sel darah yang dibutuhkan tubuh.

Dia mengibaratkan sumsum tulang sebagai sebuah pabrik. Ketika proses produksi mengalami gangguan, kondisi tersebut dapat memicu berbagai penyakit, termasuk kanker darah.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 jam lalu

Aldi Taher Operasi Benjolan di Tangan, Ada Kaitannya dengan Riwayat Kanker Limfoma?

3 hari lalu

Anak Pejuang Kanker Butuh Dukungan Emosional di Tengah Pengobatan, Ini Alasannya

9 hari lalu

Sebelum Meninggal Dunia, Chad Gilbert Berjuang Melawan Kanker Langka

12 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal