Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

Niko Prayoga
Menkes Budi Gunadi Sadikin menanggapi peristiwa gempa NTT. (Foto: Niko Prayoga)

Langkah tersebut dinilai penting karena tenaga kesehatan yang berada di daerah terdampak juga berpotensi menjadi korban bencana.

Kemenkes bahkan telah mengerahkan Emergency Medical Team (EMT) untuk melakukan pemetaan sebelum tenaga medis tambahan dan relawan dikirim ke lokasi.

"Satu kompi, satu regu untuk dikirim ke sana dan tugasnya adalah mengidentifikasi kebutuhannya di mana agar nanti malam ini kita bisa lepas ke relawan-relawan yang mau pergi. Supaya jangan salah perginya ke Kabupaten/Kota mana, lokasinya mana, butuhnya apa," kata Budi.

Dokter Bedah dan Ortopedi Jadi Prioritas

Kemenkes memprediksi kebutuhan tenaga medis pada fase awal pascagempa akan banyak berkaitan dengan penanganan korban trauma.

Karena itu, dokter dengan keahlian bedah dan ortopedi menjadi salah satu tenaga yang diprioritaskan untuk dikirim ke wilayah terdampak.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Gempa M7,7 NTT, BNPB Bangun RS Lapangan Tangani Korban di Manggarai

2 bulan lalu

Gempa NTT, AHY Fokus Buka Akses Terputus Perlancar Distribusi Bantuan

2 bulan lalu

Update Gempa M7,7 NTT, 5.900 Lebih Warga Mengungsi

1 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal