Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

Niko Prayoga
Menkes Budi Gunadi Sadikin menanggapi peristiwa gempa NTT. (Foto: Niko Prayoga)

"Karena biasanya kalau gempa seperti ini yang dibutuhkan pertama kali adalah dokter bedah, dokter ortopedi, karena pasti traumanya banyak. Itu seminggu pertama pasti banyak ke sana," tutur Budi.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Agus Jamaludin mengatakan proses identifikasi secara detail di lapangan ditargetkan selesai pada Minggu (16/8/2026).

Identifikasi tersebut mencakup masalah kesehatan, kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, alat kesehatan serta kebutuhan obat-obatan.

"Identifikasi detail masalah kesehatan, faskes, alkes, kebutuhan obat-obatan akan diselesaikan team HEOC besok. Agar bisa dipakai sebagai acuan team relawan; datang ke mana, butuhnya apa, kontaknya siapa," ungkap Agus.

Berdasarkan data terakhir Kemenkes, gempa yang berdampak pada delapan wilayah di NTT tersebut telah menyebabkan puluhan korban jiwa.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Gempa M7,7 NTT, BNPB Bangun RS Lapangan Tangani Korban di Manggarai

2 bulan lalu

Gempa NTT, AHY Fokus Buka Akses Terputus Perlancar Distribusi Bantuan

2 bulan lalu

Update Gempa M7,7 NTT, 5.900 Lebih Warga Mengungsi

1 hari lalu

Kemenkes Integrasikan Tracing TB dengan Cek Kesehatan Gratis, Masyarakat Dapat Pemeriksaan dan Edukasi Pencegahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal