Kemenkes Buka Suara Terkait Kasus Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam

Muhammad Sukardi
Stevia lokal sedang viral di media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)

"Batas ini perlu diperhatikan dari seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi, bukan hanya gula yang ditambahkan sendiri," ujar Aji.

Lebih lanjut, Kemenkes juga mendorong masyarakat memanfaatkan informasi gizi pada kemasan sebagai pertimbangan sebelum membeli produk pangan.

Salah satunya melalui kebijakan Nutri-Level yang diterbitkan Kemenkes untuk pangan olahan siap saji, khususnya minuman siap saji. Sistem ini menggunakan kategori A, B, C, dan D dengan penanda huruf serta warna untuk memberikan gambaran kandungan gula, garam, dan lemak jenuh.

Menurut Aji, keberadaan Nutri-Level diharapkan membantu masyarakat membandingkan kandungan gizi berbagai produk sehingga dapat menentukan pilihan secara lebih bijak.

"Tujuannya bukan melarang masyarakat mengonsumsi produk tertentu, tetapi membantu masyarakat lebih bijak dalam memilih dan membatasi konsumsi gula berlebihan," pungkasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
36 menit lalu

Mengenal Sukralosa dan Neotam, Pemanis Buatan yang Viral gegara Kasus Stevia Lokal

4 jam lalu

Apa Itu Stevia dan Benarkah Lebih Sehat dari Gula Putih?

5 jam lalu

Viral Stevia Lokal Diduga Mengandung Sukralosa dan Neotam, BPOM Turun Tangan!

4 tahun lalu

Sulut Ekspor Bunga Stevia ke Korsel Senilai 12.980 Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal