JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau panjang 2026.
Meski identik dengan cuaca panas dan minim hujan, musim kemarau tetap dapat meningkatkan risiko penularan DBD. Hal ini terjadi karena masih adanya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Di sisi lain, kondisi udara yang semakin kering dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan dapat memperburuk kualitas udara. Paparan asap dan partikel polusi berpotensi memicu ISPA, bronkitis, iritasi mata, hingga gangguan pernapasan lainnya.
Menurut Kemenkes, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
Selain DBD dan ISPA, ancaman kesehatan lain yang perlu diwaspadai antara lain malaria, diare, tifoid, kolera, leptospirosis, dehidrasi, dan heat stroke.