Kemenkes Siapkan 5 Juta Anggota Pramuka Jadi Tenaga Kesehatan Cadangan Hadapi Wabah

Antara
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempersiapkan 5 juta keanggotaan organisasi gerakan Pramuka dalam menghadapi wabah di masa depan. Para anggota pramuka itu akan disiapkan sebagai tenaga kesehatan cadangan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tenaga kesehatan cadangan akan berperan saat Indonesia berperang melawan wabah virus maupun kejadian bencana alam.

"Yang perlu kita siapkan, infrastruktur menghadapi bencana. Terutama yang saya siapkan orang-orangnya. Kita sekarang kekurangan vaksinator, tenaga tracer. Saya sedang siapkan tenaga kesehatan cadangan," ujar Budi saat menjadi pembicara dalam Ganesha Policy Podcast Ep.1: "BGS, Kapan Covid-19 Berakhir?" yang diikuti dari YouTube Ikatan Alumni ITB di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Dia menuturkan, organisasi Pramuka menjadi salah satu perkumpulan masyarakat potensial mengemban tugas sebagai tenaga kesehatan. "(Keanggotaan) Pramuka ada 5 juta orang. Kalau penggalang dan penegak ada 1 juta orang," tuturnya.

Menurutnya, sistem ketahanan kesehatan merupakan salah satu program reformasi yang sedang diupayakan pemerintah, termasuk persiapan menghadapi bencana.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Menteri Kesehatan Ingatkan Bahaya Abu Krakatau pada Organ Pernapasan, Mata, dan Kulit

6 jam lalu

Menkes Budi Soroti Layanan LVAD di Indonesia, Tak Ingin Hanya Terpusat di Jawa

9 jam lalu

Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!

13 jam lalu

Menkes Imbau Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Tetap di Rumah dan Jangan Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal