Kemenko Polkam Perketat Penanganan WNI Gabung Militer Asing, Dalami Dugaan TPPO

Tim iNews
Kemenko Polkam memperkuat penanganan WNI gabung militer asing dan mendalami dugaan perekrutan melalui penipuan serta perdagangan orang. (Foto: ist)

“Pemerintah perlu membedakan WNI yang secara sadar bergabung dengan militer asing dan WNI yang diduga menjadi korban perekrutan melalui penipuan atau perdagangan orang. Setiap kasus harus ditangani berdasarkan fakta, ketentuan hukum, dan koordinasi antarinstansi terkait,” ujarnya dikutip Jumat (6/11/2026).

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya memverifikasi latar belakang keterlibatan setiap WNI dalam dinas militer asing. Langkah ini diperlukan agar penanganan tidak dilakukan secara seragam, melainkan mempertimbangkan fakta dan kondisi masing-masing kasus.

Selain aspek pelindungan, pemerintah juga memperhatikan kemungkinan adanya tindak pidana perdagangan orang serta konsekuensi hukum terkait status kewarganegaraan sesuai peraturan perundang-undangan.

Rakor tersebut turut membahas indikasi perekrutan WNI melalui penawaran pekerjaan yang menyesatkan. Dugaan adanya unsur TPPO dalam proses perekrutan itu dinilai perlu didalami lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.

Sejumlah langkah disepakati dalam rakor, di antaranya memperkuat koordinasi antarinstansi untuk memverifikasi status WNI, mendalami dugaan TPPO, serta meningkatkan pertukaran data dan informasi.

Kemenko Polkam selanjutnya akan terus mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait agar penanganan WNI yang terlibat dalam militer asing berjalan terpadu, sesuai ketentuan hukum, dan tetap memperhatikan kepentingan nasional.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

Wamenkes Respons Keluhan Berat Jadi WNI, Cerminkan Ketidakpuasan Pelayanan Publik

3 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

4 hari lalu

Polri Bongkar TPPO Modus Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, 58 Orang Jadi Korban

6 hari lalu

WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia di Ukraina, Kemlu Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal