Kemensos Dalami Bansos Lansia Tak Punya HP Dicoret gegara Judol: KTP Diduga Dipakai Orang Lain

Binti Mufarida
Mensos Saifullah Yusuf menduga KTP penerima bansos digunakan orang lain untuk judol. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id -Kementerian Sosial (Kemensos) mendalami kasus lansia penerima bansos yang tidak memiliki ponsel tetapi datanya terindikasi aktivitas judi online (judol) hingga bantuan sosialnya dihentikan. Kemensos menduga Kartu Tanda Penduduk (KTP) penerima bansos digunakan orang lain untuk transaksi tertentu.

“Sekarang kita dalami itu, ada fenomena KTP-KTP menerima bansos dimanfaatkan dan digunakan orang lain untuk membuat akun. Untuk membeli motor atau untuk membeli aset-aset yang lain termasuk untuk langganan listrik. Jadi ini sedang kita pastikan semua,” ucap Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos, Jakarta, dikutip Kamis (3/9/2026).

Ia menegaskan penyalahgunaan identitas dapat berdampak langsung terhadap masyarakat miskin yang menjadi penerima bansos. Mereka bisa terindikasi tidak memenuhi kriteria akibat data yang tercatat atas nama penerima digunakan pihak lain.

“Ada misalnya keluarga yang tidak mampu, tertolak (bansos) karena KTP-nya dimanfaatkan oleh orang lain. Kedua ada juga fenomena yang main judol itu bukan orang tuanya, tapi anaknya atau keluarganya,” sambungnya.

Saat ini pihaknya tengah mendalami data untuk memastikan kondisi sebenarnya setiap penerima bansos. Pemerintah ingin mencegah masyarakat yang memenuhi kriteria kehilangan bantuan akibat aktivitas pihak lain yang menggunakan identitas mereka.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
60 menit lalu

Viral Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol hingga Bansos Dicoret, Ini Penjelasan Kemensos

10 jam lalu

Salah Paham Bansos dan PIP, BPS yang Kena Getahnya

10 jam lalu

Mensos Dalami Penyalahgunaan KTP Penerima Bansos Dipakai untuk Judol, Data Langsung Diperbaiki

14 jam lalu

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Ungkap Modus Penyalahgunaan KTP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal