Kementerian PU Kurangi Impor Aspal Mulai Tahun Ini, Negara Hemat Rp4 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi aspal jalan (dok. IMG)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, mulai tahun 2026 pihaknya akan mengurangi impor aspal hingga 26 persen. Penggunaan aspal buatan dalam negeri akan diutamakan sebagai material konstruksi. 

Dody menjelaskan, saat ini permintaan aspal dalam negeri masih didominasi produk impor, sekitar 78 persen. Sementara aspal Buton baru 4 persen digunakan, dan sisanya berasal dari aspal minyak lokal sekitar 18 persen.

Dia menargetkan, penggunaan aspal Buton pada tahun ini meningkat dari 4 persen menjadi tembus 30 persen. Sementara penggunaan aspal impor dikurangi menjadi 52 persen, dan kontraktor akan diwajibkan untuk menggunakan aspal lokal. 

"Kalau dibandingkan dengan impor selalu mudah dan, tadi disebut mafia, harus diakui karena mudah, hari ini Presiden komitmen baru bagaimana harus lebih memanfaatkan apa yang kita punya untuk kemakmuran rakyat," ujarnya di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (2/4/2026). 

Dody mengaku, kebijakan pemangkasan impor aspal ini akan berdampak langsung pada penghematan negara mencapai Rp4,08 triliun per tahun. Selain itu, penambahan pemasukan pajak domestik sebesar Rp1,6 triliun per tahun.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 hari lalu

Sungai Mahakam Surut Imbas Kemarau, Ganggu Distribusi BBM dan Bahan Pokok

30 hari lalu

Gerak Cepat! Menteri PU Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

1 bulan lalu

Kementerian PU Pulihkan 9 Ruas Jalan Nasional di NTT Pascagempa M7,7 

1 bulan lalu

Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia Rampung, Bisa Digeser ke Sisi Kiri dan Kanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal