Kementerian PU Kurangi Impor Aspal Mulai Tahun Ini, Negara Hemat Rp4 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi aspal jalan (dok. IMG)

Menteri PU menegaskan, kebijakan pengurangan impor aspal dilatarbelakangi kondisi global yang tengah bergejolak. Dia mengutip pernyataan Prabowo Subianto mengenai dinamika geopolitik dunia yang memicu lonjakan harga energi serta gangguan pasokan global.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada sektor infrastruktur, khususnya terhadap harga material strategis seperti aspal. Fluktuasi harga minyak dunia dinilai meningkatkan risiko biaya pembangunan yang tidak terkendali.

“Kondisi ini memberi pesan yang sangat jelas bahwa ketergantungan adalah sebuah risiko, dan dalam pembangunan nasional risiko harus kita kelola dengan disiplin agar biaya tidak meledak,” ujarnya.

Dody menjelaskan, kebutuhan aspal nasional saat ini mencapai sekitar 1 juta ton per tahun dan diproyeksikan meningkat menjadi 1,5 juta ton pada tahun-tahun mendatang. Namun, hampir 80 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada aspal berbasis minyak bumi atau impor.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
17 hari lalu

Sungai Mahakam Surut Imbas Kemarau, Ganggu Distribusi BBM dan Bahan Pokok

30 hari lalu

Gerak Cepat! Menteri PU Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

1 bulan lalu

Kementerian PU Pulihkan 9 Ruas Jalan Nasional di NTT Pascagempa M7,7 

1 bulan lalu

Jembatan Gantung Geser Pertama di Indonesia Rampung, Bisa Digeser ke Sisi Kiri dan Kanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal