Kemlu RI Rilis Pernyataan Resmi soal AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro

Nur Khabibi
Kemlu RI memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan Presiden Venezuela Maduro oleh militer AS. (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintahan Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan pernyataan usai militer Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. Kemlu mengaku terus mencermati situasi yang terjadi.

"Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela," tulis Kemlu di akun X resminya pada Minggu (4/1/2026). 

"Indonesia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan, yang berisiko menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional serta dapat mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan dan diplomasi," sambungnya. 

Indonesia menekankan, pentingnya komunitas internasional menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka.

"Indonesia menyerukan kepada semua pihak agar mengedepankan dialog dan menahan diri, serta mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB dan hukum humaniter internasional," ujarnya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Indonesia Tunda KTT D8 Imbas Perang Timur Tengah Tak Kunjung Reda

Nasional
5 hari lalu

Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Masih Dicari

Nasional
6 hari lalu

Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 WNI Hilang

Nasional
6 hari lalu

Kemlu: Indonesia Netral Sikapi Konflik AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal