Kemlu Tegaskan TNI di Gaza Bukan untuk Misi Tempur, Bisa Ditarik Kapan saja

Achmad Al Fiqri
Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kemlu, Caka Alverdi Awal (tengah) (foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan, pasukan TNI dalam misi International Stabilization Force (ISF) di Gaza, bersifat nontempur. Bahkan, pasukan TNI yang terlibat misi ISF bisa ditarik kapan pun dari Gaza.

Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kemlu, Caka Alverdi Awal mengatakan, tugas pasukan militer Indonesia di ISF akan ditentukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Mabes TNI.

"Tapi yang perlu kami sampaikan dan tegaskan sekali lagi bahwa terkait dengan mandat, telah jelas. Dari national caveat kita saya sampaikan beberapa hal, seperti misalnya yaitu mandat noncombat dan nondemiliterisasi," ujar Caka di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, pasukan militer Indonesia di ISF tak akan menargetkan pihak mana pun. Penugasan juga terbatas di Gaza.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
9 jam lalu

Momen Sugiono Pamit dari Kemlu, Pegawai Beri Salam Perpisahan

16 jam lalu

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu, Arrmanatha Nasir Resmi Pimpin Kemlu

1 hari lalu

Prabowo usai Bertemu Presiden Mesir: Sepakat Dorong Perdamaian dan Rekonstruksi Gaza

3 hari lalu

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Hindari Lokasi Rawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal