Kemlu Tegaskan TNI di Gaza Bukan untuk Misi Tempur, Bisa Ditarik Kapan saja

Achmad Al Fiqri
Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kemlu, Caka Alverdi Awal (tengah) (foto: Achmad Al Fiqri)

"Penggunaan kekuatan sangat terbatas. Area penugasan terbatas di Gaza," ujar Caka.

Caka menegaskan, persetujuan Palestina terhadap pasukan TNI harus menjadi prasyarat utama. TNI di Gaza tak akan bertugas untuk mengubah atau merelokasi warga.

"Menghormati kedaulatan dan hak menentukan nasib sendiri. Dan yang paling terakhir, yang paling penting adalah, dapat dihentikan kapan saja," kata Caka.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Apes! Dua Tentara Israel Tewas di Gaza Kena Serangan Drone Teman Sendiri

3 hari lalu

Menlu Sugiono Tegaskan Perdamaian Gaza Harus Disertai Pemulihan dan Rekonstruksi

4 hari lalu

Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB, Puluhan Delegasi Walk out sambil Mengejek

5 hari lalu

Board of Peace Gelontorkan Rp43 Triliun untuk Gaza, 66 Proyek Pemulihan Rampung dalam 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal