Kemnaker Latih 1.041 Penyandang Disabilitas selama 2026, Mayoritas Dapat Pekerjaan

Tim iNews
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (Foto: Felldy Aslya Utama)

Yassierli berharap pusat pelatihan tersebut dapat menjadi percontohan pelatihan vokasi khusus penyandang disabilitas di Indonesia. Menurutnya, pemerintah perlu terus memperluas kesempatan agar penyandang disabilitas dapat meningkatkan keterampilan dan memperoleh akses terhadap pekerjaan.

“Kita ingin teman-teman disabilitas tersenyum dan pemerintah hadir untuk mereka,” kata Yassierli.

Manfaat pelatihan vokasi telah dirasakan Muhammad Fahri (21), seorang penyandang disabilitas tunarungu. Setelah mengikuti pelatihan barista selama satu bulan, Fahri berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah kafe.

“Manfaatnya, setelah mengikuti pelatihan, saya mendapatkan pekerjaan. Sekarang saya sudah bekerja di sebuah kafe,” ujar Fahri melalui penerjemah bahasa isyarat.

Berbekal pengalaman tersebut, Fahri mengajak penyandang disabilitas lainnya, khususnya sesama tunarungu, untuk memanfaatkan program pelatihan vokasi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

KPK Periksa 4 Petinggi Perusahaan Jasa K3, Telusuri Dugaan Aliran Uang ke Oknum Kemnaker

6 hari lalu

KPK Panggil 4 Petinggi Perusahaan Jasa K3 terkait Kasus Pemerasan

6 hari lalu

5 Daerah dengan Jumlah PHK Terbanyak di RI per September 2026, Teratas Jabar

7 hari lalu

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Pelatihan Vokasi Terserap Dunia Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal