JAKARTA, iNews.id - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengapresiasi acara silaturahmi kebangsaan yang mempertemukan mantan pelaku teror dan korban terorisme. Acara yang baru pertama kali digelar itu menjadi ajang rekonsiliasi yang baik untuk mempererat persatuan.
Menristekdikti mengapresiasi kegiatan rekonsiliasi yang mempertemukan 124 mantan pelaku teror dengan 51 korban aksi terorisme, yang pertama kali diadakan oleh BNPT sekaligus pertama kali di dunia.
Sebagai bentuk perhatian Kemenristekdikti terhadap korban dan anak korban aksi terorisme, Menteri Nasir mengatakan akan memberikan bantuan biaya pendidikan untuk kuliah di perguruan tinggi kepada anak korban aksi terorisme.
”Selain itu kepada mantan pelaku aksi terorisme, Kemenristekdikti juga akan memberikan pembinaan di dunia usaha yang berkaitan dengan teknologi,”ujar Nasir dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Kamis (1/3/2018).
Acara silaturahmi kebangsaan yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Hotel Borobudur, Senin (28/2/2018) malam itu mempertemukan 124 mantan pelaku teror dengan 51 korban aksi terorisme.