JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto menyoroti upaya pengejaran terhadap buronanRiza Chalid yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) aparat penegak hukum.
Riza Chalid adalah seorang pengusaha minyak Indonesia yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan buronan internasional dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023 yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.
Dalam Forum Group Discussion (FGD) Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) di Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026), Aries mengungkapkan masih ada pekerjaan besar yang menjadi perhatian bersama, yakni memburu Riza Chalid yang disebut telah berstatus red notice dan telah diterbitkan surat ekstradisinya.
"Saat ini mungkin kita masih punya PR untuk menangkap dan memburu salah satu koruptor besar yang sudah diberikan red notice dan surat ekstradisi, yaitu Muhammad Riza Chalid. Ini sedang kita ungkap," ujarnya.
Aries menyatakan, Bappisus menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang dan tidak melakukan intervensi.