Kerugian BPR Kota Bandung Capai Rp70 Miliar, DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh

Rizqa Leony Putri
Anggota Pansus 18 DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya. (Foto: dok ist)

Menurut DPRD, persoalan internal harus dibenahi terlebih dahulu, mulai dari pengurangan beban operasional, penguatan tata kelola perusahaan hingga penyelesaian persoalan kredit bermasalah. Dengan demikian, tambahan modal nantinya tidak hanya digunakan untuk menutup kerugian, tetapi benar-benar mampu memperkuat kinerja perusahaan.

DPRD Kota Bandung juga mengingatkan pentingnya mengambil pelajaran dari sejumlah BPR di daerah lain yang mengalami persoalan serupa.
Dalam pembahasan Pansus, disebutkan terdapat BPR di daerah lain yang akhirnya berakhir dengan likuidasi setelah mengalami persoalan berkepanjangan. Salah satu contoh yang menjadi pembelajaran adalah BPR di Kota Cirebon yang ditutup setelah menghadapi persoalan dalam waktu cukup panjang.

Pengalaman tersebut menjadi peringatan agar persoalan BPR Kota Bandung segera ditangani secara serius sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Meski kondisi BPR Kota Bandung menjadi perhatian serius, pembahasan Pansus 18 sejauh ini belum mengarah pada opsi likuidasi. 

Fokus DPRD masih diarahkan pada evaluasi kondisi perusahaan dan penyempurnaan substansi Raperda. DPRD ingin mencari formula terbaik agar BPR Kota Bandung dapat diperbaiki dan kembali menjadi perusahaan daerah yang sehat.

“Tambahan modal bukan solusi utama. Yang terpenting adalah membenahi internal perusahaan agar BPR Kota Bandung sehat, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

DPRD menegaskan bahwa setiap kebijakan penyertaan modal harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat. Sebab, tambahan modal pemerintah daerah berasal dari APBD yang pada akhirnya merupakan uang masyarakat. Karena itu, sebelum memutuskan penambahan modal, DPRD ingin memastikan BPR memiliki tata kelola yang lebih baik, manajemen yang profesional, serta strategi yang jelas untuk memperbaiki kinerja.

Pembahasan Raperda Perseroda BPR Kota Bandung pun masih berlanjut. Pansus 18 akan terus mendalami kondisi perusahaan sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan yang selama ini menghambat kinerja BPR.

Intinya, DPRD Kota Bandung tidak ingin tambahan modal hanya menjadi suntikan dana tanpa perubahan mendasar. Pembenahan internal, penguatan tata kelola, penanganan kredit macet dan kepatuhan terhadap regulasi dinilai menjadi kunci agar BPR Kota Bandung dapat kembali sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta daerah.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
24 jam lalu

TelkomGroup Optimalkan Konektivitas Satelit Telkomsat di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

1 hari lalu

TelkomGroup Sediakan Akses Internet Gratis di Posko Pengungsian NTT

1 hari lalu

TelkomGroup Percepat Perbaikan Layanan Pascagempa NTT, 85 Persen Konektivitas Pulih

2 hari lalu

Astra Perkenalkan Logo HUT ke-70: Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal