Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bea Cukai Mataram Musnahkan 6,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp8,3 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Terbongkar! 560.000 Batang Rokok Ilegal Diselundupkan lewat Jalur Laut ke Lombok

Minggu, 04 Oktober 2026 - 18:53:00 WIB
Terbongkar! 560.000 Batang Rokok Ilegal Diselundupkan lewat Jalur Laut ke Lombok
560.000 batang rokok ilegal tanpa pita cukai digagalkan Lanal Mataram dan Bea Cukai Mataram di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK BARAT, iNews.id - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mataram bersama Bea Cukai Mataram menggagalkan dugaan pengiriman 560.000 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rokok berbagai merek itu ditemukan dalam truk yang baru turun dari kapal KM DLN Oasis.

Truk tersebut diduga membawa rokok ilegal dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Lombok. Penindakan dilakukan setelah Tim Intel Lanal Mataram memperoleh informasi mengenai dugaan pengiriman rokok tanpa cukai melalui jalur laut.

Komandan Lanal Mataram Letkol Laut (P) Eko Darmawan mengatakan informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan terhadap kapal dan kendaraan yang dicurigai membawa muatan ilegal.

"Informasi intelijen yang diterima oleh Tim Intel Lanal Mataram mengenai adanya dugaan pengiriman rokok ilegal/non-cukai dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Lembar menggunakan armada laut KM DLN Oasis," kata Eko dikutip dari iNews Lombok, Minggu (4/10/2026).

Tim gabungan kemudian memantau di Pelabuhan Pelindo Lembar pada Jumat (2/10/2026). Sekitar pukul 23.58 WITA, petugas mengidentifikasi truk yang diduga membawa rokok ilegal setelah KM DLN Oasis bersandar di Dermaga Nusantara 2.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut