Ketua KPK Evaluasi Sistem Keamanan Data usai Staf Administrasi Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Nur Khabibi
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto. (Foto: Nur Khabibi)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto memastikan akan mengevaluasi sistem keamanan data dan informasi internal. Hal ini dilakukan usai seorang staf administrasi lembaga antirasuah itu menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasanBupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

"Oh iya, pasti. Ini sebagai sebuah introspeksi, artinya bagaimana sistem keamanan data, sistem keamanan informasi yang ada di KPK supaya tidak terulang kembali," ujar Setyo usai konferensi pers Capaian Kinerja KPK Semester I 2026, Kamis (30/7/2026).

Setyo menambahkan, pimpinan KPK telah membahas langkah-langkah perbaikan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, kasus tersebut juga berdampak terhadap moral, mental, dan kinerja pegawai.

"Permasalahan-permasalahan yang setidaknya ini kan sedikit banyak berpengaruh terhadap secara moril, secara mental, secara kinerja. Kemarin sudah kami bahas supaya tidak terulang kembali, tidak terjadi kembali, dan pasti ada pertanggungjawaban," kata dia.

Kasus ini mencuat setelah oknum staf administrasi KPK diduga membocorkan informasi penanganan perkara yang kemudian dimanfaatkan untuk melakukan pemerasan terhadap pihak terkait.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Staf KPK dan Ayahnya Jadi Tersangka, Pakai Bocoran Penanganan Perkara untuk Peras Bupati Pemalang

2 bulan lalu

Uang Rp2,7 Miliar Disita KPK dari OTT Bupati Pemalang Diamankan dari 5 Lokasi, Ini Rinciannya

2 bulan lalu

Terungkap! Bupati Pemalang Diduga Peras Bawahan Rp1,98 Miliar untuk Urus Perkara di KPK

2 bulan lalu

KPK Tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai OTT, Modus Dugaan Suap Proyek dan Jabatan Diusut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal