Ketua KPK Firli Bahuri Heran Ada Koruptor Ditangkap Bilang Apes

Ariedwi Satrio
Ketua KPK Firli Bahuri heran ada koruptor ditangkap malah bilang apes. (Foto: Ist)

Dari data yang dikantongi Firli, setidaknya sudah ada 353 kepala daerah yang menyusun peraturan untuk memasukkan materi ajaran antikorupsi dalam pendidikan. Kata Firli, KPK akan terus mendorong agar semua daerah juga membuat peraturan untuk memasukkan materi antikorupsi dalam pendidikan.

"Sasarannya apa? materi ajaran SD, SMP, SMA, SLTA, pendidikan formal maupun nonformal, itu yang kira sasar," ujarnya.

Tak hanya itu, sambung Firli, KPK juga sedang fokus membangun penyuluh antikorupsi. KPK telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan cendikiawan, hingga universitas untuk mencetak penyuluh antikorupsi. Sejauh ini, sudah ada ribuan agen antikorupsi yang dicetak KPK.

"Kalau penyuluh antikorupsi itu sudah 2.014 orang sampai hari ini, tentu kita perbanyak, kalau ahli pembangun integritas sekarang 228 tentu kita akan perbanyak. Sehingga semakin banyak penyuluh antikorupsi, semakin banyak ahli pembangun integritas, maka kami berkeyakinan budaya antikorupsi akan masif dan merupakan peradaban bangsa Indonesia," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari Tersangka Suap usai OTT

Nasional
11 jam lalu

Ketum Pemuda Pancasila Japto Rampung Diperiksa KPK: Saya Datang Penuhi Tanggung Jawab

Buletin
12 jam lalu

OTT KPK di Bengkulu: Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Ikut Diciduk, 13 Orang Diamankan

Nasional
13 jam lalu

KPK Kembali Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto, Telusuri Aliran Dana terkait Gratifikasi Batu Bara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal