Ketua KPK Jawab Luhut yang Sebut OTT Kampungan: Korupsi Tetap Ramai meski Digitalisasi Maju

Felldy Aslya Utama
Ketua KPK Nawawi Pomolango menjawab pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan soal OTT kampungan. Dia menilai korupsi tetap ramai meski digitalisasi maju. (Foto: MPI)

Menurutnya, Indonesia harus memiliki sistem digitalisasi yang mampu mengawasi dan mencegah kecurangan di kementerian dan lembaga. Dia pun optimistis platform Government Technology (GovTech) atau INA Digital bisa melakukan hal tersebut.

Menurutnya, GovTech membuat pemerintahan lebih efisien dan transparan hingga bisa mencegah praktik korupsi di internal kementerian dan lembaga.

“Saya di-bully orang saat katakan OTT kampungan. Saya bilang ke pansel KPK itu, jangan kalian pikir KPK diperlemah, enggak ada diperlemah, yang lemah itu sistem kita,” kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
10 hari lalu

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka KPK, Berikut Daftar Kasusnya

10 hari lalu

Kejagung Gelar Rapat Bareng Kortas-KPK, Kasus TPPU Febrie Adriansyah Segera Disidang

15 hari lalu

Bansos Digital Berbasis AI Tak Bisa Dipakai Sembarangan! Hanya untuk Listrik, Beras dan Bensin

15 hari lalu

Kejagung kembali Pamerkan Tumpukan Uang Rp1 Triliun, Kasus Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal