Ketua Umum IJTI: Pers Indonesia Jangan Anti-Kritik

Tri Hatnanto
Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana. (Foto: iNews.id/dok)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana mengingatkan kepada organisasi pers di Indonesia, terutama IJTI agar tidak marah dengan kritik yang ditujukan kepada mereka. Kritik harus dijadikan bahan evaluasi untuk mengembangkan atau meningkatkan kompetensi.

”Pers Indonesia, dalam hal ini IJTI, tidak boleh cengeng atau marah dengan kritik. Kita sebagai insan pers justru harus menjadikan kritik itu sebagai bahan evaluasi dan tugas kita untuk melakukan pengembangan atau meningkatkan kompetensi supaya tidak seperti yang dituduhkan,” kata Yadi di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Pernyataan Yadi merespons kritik yang dilontarkan oleh sejumlah pihak mengenai pelaksanaan Reuni 212. Pers dituding tidak adil karena tak keseluruhan meliput peristiwa tersebut.

Yadi mengingatkan, pers harus tetap memiliki sikap fairness, berintegritas, dan terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Dalam bekerja, pers hanya punya satu orientasi yaitu kepentingan publik.

Diakui atau tidak, kata dia, pers di Indonesia masih banyak memiliki kelemahan. Karena itu, semua anggota IJTI dituntut untuk terus mengembangkan diri demi menyongsong masa depan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
21 hari lalu

IJTI Beri Penghargaan ke 5 Tokoh Pendorong Keterbukaan Informasi, Ini Daftarnya

24 hari lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

24 hari lalu

Henri Subiakto: Masyarakat Harus Bersyukur Ada Rocky Gerung, Tetap Kritis ke Jokowi

3 bulan lalu

IJTI Respons Pernyataan Prabowo: Pers Pilar Demokrasi, Bukan Londo Ireng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal