Kisah Charlie Chaplin Datang ke Indonesia, Timbulkan Kerumunan hingga Surabaya

Zen Teguh Triwibowo
Aktor paling berpengaruh di era film bisu, Charlie Chaplin. (Foto: Telegraph).

Cerita tentang kapal ini juga tak lekang zaman. Kelak, kapal Van der Wijk pada Oktober 1936 tenggelam di perairan barat Surabaya yang menewaskan 75 orang. Tragedi ini mengilhami lahirnya karya sastra monumental, novel “Tenggelamnya Kapal Van der Wijk” yang ditulis Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih populer dengan sebutan Buya Hamka.

Karya legendaris itu dirilis pada 1938. Novel itu lantas diangkat dalam film layar lebar bertajuk sama pada 2013.

Kembali ke Chaplin. Perjalanan dilanjutkan dari Banjarmasin menuju Jakarta dengan pesawat. Setelah beristirahat semalam, rombongan dijadwalkan meninggalkan Jakarta menuju Singapura transit Palembang. Chaplin dan rombongannya menggunakan maskapai Hindia Belanda, KNILM, sebelum melanjutkan perjalanan kembali menuju Amerika Serikat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 45 Persen, Target Rampung Juni

Nasional
27 hari lalu

Polisi Terapkan One Way di Lingkar Gentong Malam Ini, Antisipasi Lonjakan Kendaraan 

Destinasi
2 bulan lalu

Viral Larangan Foto di Pantai Parangtritis, Dispar Bantul Buka Suara! 

Nasional
2 bulan lalu

Mahasiswi Tabrak Penjambret di Yogya, Polisi Jamin Bukan Pidana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal