Kisah Djoko Santoso Berjualan Perangko di Depan Kantor Pos Solo semasa SD

Felldy Aslya Utama
Prajurit TNI mengusung peti jenazah dari Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso saat upacara pelepasan di rumah duka kawasan Bambu Apus Raya, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat).

“Saya dan Mas Djoko memanfaatkan kemalasan orang antre beli perangko di dalam kantor pos. Kami juga membeli kartu lebaran dari pasar grosir dan menjualnya di depan Kantor Pos Solo dan Taman Sriwedari,” kata Pitoyo dalam buku "Banjir Kanal Timur, Karya Anak Bangsa" (2010), dikutip Minggu.

Ketika menjual perangko dan kartu lebaran itu, tidak lupa Pitoyo dan Djoko membawa buku-buku pelajaran sekolah.

Ketika menginjak SMP, nyambi berjualan itu juga berlanjut. Pitoyo menyebut kali ini dia menjual onde-onde buatan orang rumahnya. Onde-onde itu dititipkan di sejumlah sekolah.

Pahit getir masa lampau telah menempa Djoko. Lulus dari SMAN 1 Surakarta, dia masuk ke Akademi Militer hingga jabatan puncak sebagai Panglima TNI.

Hadir dalam upacara pemakaman Djoko sejumlah tokoh antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pemakaman tetap menjalankan protokol kesehatan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Megapolitan
20 hari lalu

Pangdam Jaya Pimpin Gerakan Hijau, 5,5 Ton Limbah Elektronik Terkumpul

Nasional
3 bulan lalu

Susunan Direksi dan Komisaris Antam Terbaru, Dirut Diisi Eks Pangdam Jaya

Nasional
7 bulan lalu

Eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto Kenang Marsma Fajar: Penerbang F-16 Kebanggaan

Nasional
9 bulan lalu

Profil Mayjen TNI Deddy Suryadi Jabat Pangdam Jaya, Karier Mentereng Eks Ajudan Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal