Kisah Djuwari, Satu-satunya Pemikul Tandu Jenderal Sudirman yang Masih Hidup

Nanang Sobirin
Djuwari, satu-satunya pemikul tandu Jenderal Sudirman yang masih hidup. (Foto: Istimewa)

Sama halnya dengan kediaman Djuwari yang amat sederhana dan belum dilengkapi lantai.

“Yang penting sudah tahu manggul Jenderal, Pak Dirman. Aku manggul dari Goliman hingga Bajulan, itu masuk Nganjuk,” ujar Djuwari.

Dia bercerita, memanggul tandu Pak Dirman (panggilannya kepada sang Jenderal) merupakan kebanggaan luar biasa. Kakek yang memiliki tiga cicit itu mengaku memanggul tandu jenderal merupakan pengabdian. Semua itu dilakukan dengan rasa ikhlas tanpa berharap imbalan apapun.

Sepanjang hidupnya menjadi eks pemanggul tandu Sudirman, keluarga Djuwari beberapa kali didatangi cucu Panglima Besar. Pernah suatu kali diberi uang Rp500.000, setelah itu belum ada yang datang membantu.

“Dulu gotong tandunya gantian mas, kira-kira ada orang tujuh, yang ikut manggul dari Goliman adalah Warso Dauri (kakak kandungnya), Martoredjo (kakak kandung lain ibu), dan Djoyo dari (warga Goliman),” ujarnya.

Perjalanan mengantar gerilya Jenderal Sudirman seingatnya dimulai pukul 08.00 WIB dengan dikawal banyak pria berseragam. Rute yang ditempuh teramat berat karena melewati medan berbukit-bukit dan hutan yang amat lebat.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Destinasi
14 jam lalu

Di Balik Masa Persiapan, Sejarah Kelam Jarang Dibicarakan

Megapolitan
4 bulan lalu

Pramono Mau Pindahkan Patung Jenderal Sudirman ke Mana? Ini Lokasinya

Megapolitan
4 bulan lalu

Patung Jenderal Sudirman bakal Dipindah, Pramono: akan Lebih Enak Dilihat

Nasional
5 bulan lalu

Pemerintah akan Pindahkan Patung Jenderal Sudirman di Jakpus, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal