Kisah Djuwari, Satu-satunya Pemikul Tandu Jenderal Sudirman yang Masih Hidup

Nanang Sobirin
Djuwari, satu-satunya pemikul tandu Jenderal Sudirman yang masih hidup. (Foto: Istimewa)

Seringkali perjalanan berhenti untuk beristirahat sekaligus memakan perbekalan yang dibawa. 

“Dari Bajulan (Nganjuk), saya dan pemikul lain terus balik ke Goliman. Waktu itu dikasih kain dan sarung,” tuturnya.

Ayah dari empat putra dan empat putri itu menambahkan, waktu itu, istrinya (almarhumah) amat senang menerima kain pemberian Sang Jenderal. Saking seringnya dipakai, kain itu pun akhirnya rusak, sehingga kini Djuwari hanya tinggal mewariskan cerita kisahnya mengikuti gerilya.

“Pak Dirman pesan, hidup itu harus rukun, sama tetangga saling sapa, satu desa harus rukun semua,” katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
27 hari lalu

Lebih dari 10.000 Pelari Ikut Merdeka Run 2026, dari Profesional hingga Keluarga

1 bulan lalu

HUT ke-81 RI, Semarak Kemerdekaan Digelar di 40 Titik Permukiman Padat Jakarta Hari Ini

1 bulan lalu

Pesan Pramono di HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Bukan Lagi Perang, Melainkan Bekerja Sama 

1 bulan lalu

HUT ke-81 RI, Kapolri: Kemerdekaan Lahir dari Perjuangan dan Tumbuh dalam Persatuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal