“Terlalu bersemangat bisa meningkatkan kecemasan berlebihan dan justru membuat under performance. Maka kami melakukan pendekatan individu maupun kelompok, bersamaan dengan periodisasi latihan. Agar pemain dapat menampilkan ketenangan dan kewaspadaan serta sikap mental yang ideal saat menghadapi pertandingan,” tutur dia.
Akhirnya, para pemain pun bisa memanfaatkan peluang i injury time. Kondisi ini tidak mudah dan membutuhkan ketenangan yag luar biasa dalam menghadapi tekanan.
Di sana, tim psikolog melakukan bincang-bincang santai dengan para pemain. Di sana, para pemain dengan tenang mengaku hika Indonesia bisa menaklukkan Vietnam dengan baik, lantas mengapa hal yang sama tidak bisa saat melawan Thailand.
"Saat itulah kami menyadari bahwa tim ini sudah memiliki mentalitas yang ideal untuk menghadapi final, dan itu terbukti dengan ketenangan mereka saat menghadapi situasi sulit,” ujar Afif.
Bagi Afif, proses seluruh pemain dalam dua pertandingan merupakan gambaran bagaimana para pemain mampu menampilkan gambaran bahwa mereka mampu menampilkan versi terbaiknya. Hal ini berkaitan dengan stabilitas emosi dan ketangguhan yang baik.