Kisah Heroik Jenderal Kopassus Tak Makan 5 Hari demi Selamatkan Pasukan

Sucipto
Pasukan Korps Baret Merah atau Kopassus. (Foto: Penkopassus).

Di tempat yang dirasa aman, Sutiyoso memerintahkan pasukannya untuk istirahat tapi Sutiyoso terus menahan kantuk dan rasa letih, lapar dan hausnya. Sutiyoso tidak mau semua terlelap harus ada yang berjaga dan waspada. Di tengah keletihan, rasa lapar dan haus yang luar biasa itu, Sutiyoso tidak mau mengendorkan kewaspadaan.

Dalam upaya melepaskan diri dari kejaran Fretilin, Sutiyoso juga melarang anggotanya untuk melepaskan tembakan kecuali sangat diperlukan untuk mempertahankan diri karena peluru mereka masing-masing tinggal 20 butir dari semula 250 butir.

Setelah beristirahat sejenak, Sutiyoso bersama pasukannya kembali bergerak menyusuri jalur pantai mengingat beberapa jalur telah di sekat oleh Fretilin. Satu persatu pasukannya bergerak pada malam hari. Hingga akhirnya mereka selamat sampai di perbatasan dan masuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Semua anggota pasukan selamat meski kondisinya terlihat amat kurus tak terkecuali Sutiyoso karena selama lima hari tidak makan.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Megapolitan
17 jam lalu

TNI-Polri dan Warga Jakarta Kompak Bersih-Bersih Waduk Cincin Papanggo, Kapolda dan Pangdam Turun Langsung

Nasional
20 jam lalu

Mutasi TNI, Kolonel Devy Kristiono Ajudan Wapres Gibran Pecah Bintang Jadi Brigjen

Nasional
1 hari lalu

Mutasi TNI, Mayjen Benyamin Ditunjuk Jadi Jampidmil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal