Kisah Mahasiswa asal Gambia Jalani Puasa di Indonesia, Apa Perbedaannya?

Puti Aini Yasmin
Mahasiswa Gambia Puasa di Indonesia

JAKARTA, iNews.id - Setiap muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Meskipun begitu, beberapa negara memiliki tradisi yang berbeda dalam pelaksanaannya.

Salah satu mahasiswa asing Universitas Negeri Surabaya (Unesa) asal Gambia, Afrika Barat bernama Haja Aisata Rajai Jallow, misalnya yang harus menjalani ibadah puasa di Indonesia. Menurutnya, ada beberapa hal yang berbeda terkait pelaksanaan puasa di Indonesia dibandingkan dengan di negaranya.

Pertama adalah durasi waktu yang lebih cepat, kemudian alat salat sarung yang digunakan para laki-laki. Sebab, di negara asalnya, pria yang akan salat biasanya hanya menggunakan celana atau setelan gamis.

Baginya, pemandangan tersebut adalah hal yang tidak biasa. Sebab, kata wanita yang akrab disapa Isata ini, di Gambia kain yang menyerupai sarung hanya digunakan oleh para perempuan.

Selain itu, ia juga menyoroti suasana yang berbeda menjelang waktu buka. Kata Isata, orang Indonesia cenderung mencari takjil atau makan di luar ketimbang di rumah saat berbuka puasa. Hal ini berbeda dengan kebiasaan di negaranya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ahmad Alimuddin Ingatkan Mahasiswa soal Pentingnya Data Sebelum Berkomentar di Media Sosial

2 hari lalu

Satu Dekade IDDC, MNC University Perkuat Kolaborasi Pengembangan Desain dan SDM Kreatif

4 hari lalu

MNC University Gelar Seminar Smart Tax for Digital Workers, Bekali Mahasiswa dan Camaba tentang Pajak Era Digital

4 hari lalu

Gugat UU IKN ke MK, 3 Mahasiswa Minta Pelantikan Prabowo-Gibran Diulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal