Kisah Masa Muda Bahlil Lahadalia Pernah Jadi Sopir Angkot di Fakfak

Komaruddin Bagja
Kisah Masa Muda Bahlil Lahadalia Pernah Jadi Sopir Angkot di Fakfak (Foto: IG Melangkah dari Timur)

Momen Nostalgia Bersama Teman Lama

Pada kunjungan kerja di Fakfak beberapa waktu lalu, Bahlil melakukan momen nostalgia dengan menyetir kembali angkot di terminal Thumburuni, tempat kenangan masa mudanya. Di sana, ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus keharuan karena bisa kembali ke titik awal perjuangannya.

Dalam momen itu, ia berbicara dengan sopir angkot lokal, mengajak kenek untuk ikut menciptakan suasana seperti dahulu. Berbagai istilah seperti setengah kopling, setengah gas, gaya panggilan “kota, kota, kota” khas terminal angkot pun diucapkannya. 

Kisah masa muda Bahlil Lahadalia pernah jadi sopir angkot di Fakfak bukan hanya sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi dari perjuangan hidupnya. Dari terminal angkot, meja kuliah hingga ruang pemerintahan penuh tanggung jawab, Bahlil menunjukkan bahwa latar belakang yang sederhana tidak menghalangi seseorang untuk meraih prestasi besar.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

RI Teken Perjanjian Tarif AS, Bahlil: Perusahaan yang Mau Investasi Tetap Hormati Aturan

Nasional
10 hari lalu

Bahlil soal RI Borong Migas AS Rp253 Triliun: Tak Tambah Volume Impor

Nasional
15 hari lalu

Bahlil Ungkap Tantangan Swasembada Energi, Soroti Sumur Minyak Tua

Bisnis
16 hari lalu

Pemerintah Genjot Energi Terbarukan 50.000 MW hingga 2035, Investasi Capai Rp1.650 T

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal