Kisah Operasi Super Rahasia Jenderal TNI, Kirim Senjata ke Pejuang Mujahidin Afganistan

Tim iNews
Jenderal (Purn) Benny Moerdani pernah mengirim senjata untuk membantu pejuang mujahidin di Afganistan (Foto: Repro Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando)

"Kalau kita bisa lakukan sendiri, kenapa harus lewat Amerika," kata Benny dalam buku Belajar Uji Nyali dari Benny Moerdani.

Langkah Benny tersebut berbeda dari pendekatan yang ditempuh sejumlah negara Asia lainnya. Misi pengiriman senjata super rahasia itu diberi nama sandi Flying Carpets atau permadani terbang.

Bantuan yang dikirim mencakup berbagai jenis persenjataan, seperti senapan AK-47, senjata antitank, senapan SKS, serta sejumlah perlengkapan militer lainnya. Pengiriman dilakukan melalui Pakistan dengan menggunakan logo Palang Merah Internasional.

Untuk menyamarkan isi kiriman, senjata dan peralatan militer ditempatkan di bagian bawah peti. Sementara itu, bagian atasnya diisi berbagai obat-obatan dan selimut agar kiriman tersebut tampak seperti bantuan kemanusiaan.

Berkat perencanaan dan kecermatan Benny bersama anak buahnya, bantuan itu berhasil mencapai para pejuang mujahidin Afghanistan.

Dalam perjalanan sejarahnya, pasukan Uni Soviet akhirnya menarik diri dari Afganistan pada 1989 setelah hampir satu dekade terlibat dalam perang.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kisah Prajurit Kopassus Ditertawakan gegara Bermimpi Jadi Jenderal, Buktikan Diri Jabat KSAD

4 hari lalu

Kisah Jenderal TNI Bikin Soeharto Marah, Akhirnya Dicopot dari Panglima

5 hari lalu

MK Perintahkan Revisi UU Peradilan Militer, Ini Respons Wakil Panglima TNI 

5 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal