Kisah Pengupas Kerang Hijau di Kampung Cilincing

Carlos Roy Fajarta
 Ibu-ibu pengupas kerang hijau di Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara. (Foto MPI).

Selain itu pengupas kerang lainnya, Santi (37) mengaku membantu untuk kebutuhan biaya hidup sehari-hari.

"Suami kerja hanya kuli kasar, jadi nggak tentu pendapatannya. Meskipun hasilnya tidak terlalu besar tapi bisa membantu untuk kebutuhan sehari-hari meskipun masih sangat kecil," kata Santi.

Sementara Tina (50) menyebutkan dirinya sebenarnya ingin memiliki usaha dagang dan membuka warung namun belum memiliki uang yang cukup. Kalau Kuli (pengupas kulit kerang hijau) nggak pakai modal cuma tenaga. Tapi kalau ke depannya ada modal mau aja usaha buka warung," kata Tina.

Karina (57) juga menceritakan bahwa sehari pernah mengupas kulit hingga 10 kilogram. Meskipun pekerjaannya sepele, namun tak jarang tangannya terkena serpihan kerang.

"Ya kadang tergores karena tidak hati-hati. Soalnya bagian ujungnya ini cukup tajam kalau gak hati-hati membuka kerangnya," ucap Karina.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Ratusan Pelajar Antusias Ikut Tanam Mangrove dan Bersih Pantai di Marunda Jakut

3 hari lalu

Seeds of Hope dan MNC Peduli Berkolaborasi Tanam 300 Mangrove di Marunda Jakut

4 hari lalu

2 Kapal Terbakar di Muara Baru Jakut, 55 Personel Damkar Dikerahkan

6 hari lalu

Pramono Minta Pelaku Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing Disanksi Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal