Kisah Perjuangan Anak Buruh Tani Kuliah hingga ke Swedia, Apa Kunci Suksesnya?

Puti Aini Yasmin
Fajar Sidik Abdullah Kelana (Dok. Pribadi)

Setelah dua tahun melakukan riset, Fajar pun berangkat kuliah ke Swedia di tahun 2019. Meskipun berbeda budaya dengan di Indonesia dan butuh waktu penyesuaian, ia merasa tidak ada kesulitan yang berarti.

"Tantangannya dibilang berat sih ngga juga, tapi ngga ringan juga. Karena S2 kan pasti lebih berat dari S1, selain itu beda negara, beda bahasa dan beda budaya juga. Jadi itu jadi tantangan tersendiri," kisahnya.

Meskipun begitu, Fajar berhasil lulus di tahun 2021. Di sana ia juga mengukir prestasi yang membanggakan dengan menjadi 20 top inovator muda terbaik di dunia James Dyson Award.

Kini, Fajar tengah merintis sebuah usaha bernama Banoo Indonesia. Projek tersebut terkait teknologi yang bisa berguna bagi para petani atau pembudidaya ikan untuk meningkatkan hasil panennya.

Wah, keren ya kisah dari Fajar. Semoga bisa menginspirasi ya!

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Buka Peluang Kuliah, MNC University Salurkan Beasiswa untuk Siswa MA Al Muddatsiriyah

3 hari lalu

Prabowo Mau Gratiskan Kuliah, Ekonom Ungkap Besaran Dana yang Dibutuhkan

5 hari lalu

Prabowo: Biaya Pendidikan SD, SMP, SMA, Universitas Harus Gratis!

16 hari lalu

Kisah Inspiratif Kreator Kurniyawan N Said: Dari Pelayan Restoran hingga 2 Kali Hadiri TikTok Awards

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal