Kisah Petrus Penembakan Misterius, Operasi Rahasia di Masa Soeharto

Ajeng Wirachmi
Kisah petrus (penembakan misterius) di masa pemerintahan Presiden Soeharto (Ilustrasi, Foto: Reuters)

Kasus kejahatan di Yogyakarta pada 1983 mengalami penurunan sebesar 10,57 persen, dibandingkan pada 1981 dan 1982. Tidak ada data pasti yang menyebutkan jumlah korban misi petrus, namun di minggu-minggu awal Juli 1983 ditemukan 17 mayat residivis di Kabupaten Tegal. Sementara itu, pada pertengahan Juli 1983 ditemukan 20 jenazah gali di Solo. 

Masih berdasarkan ringkasan eksekutif Hasil Penyelidikan Tim Ad Hoc, ada beberapa fakta pembunuhan dalam peristiwa petrus di Jawa Tengah. Deretan fakta tersebut adalah: korban diambil tentara atau polisi (terkadang dengan teman) untuk melakukan penjemputan, korban diambil dan dieksekusi oleh orang tidak dikenal, dan korban diambil dari tempat umum. 

Sementara itu, tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana proses pembunuhan yang dilakukan. Aksi petrus berakhir pada 1985 setelah muncul silang pendapat, bukan hanya di Indonesia melainkan komunitas internasional, karena dianggap melanggar HAM.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
14 hari lalu

Preman Pemalak Sopir Bajaj di Tanah Abang Ditangkap Polisi!

Megapolitan
15 hari lalu

Polisi Buru Preman Pemalak Sopir Bajaj Rp100.000 di Tanah Abang Jakpus

Megapolitan
2 bulan lalu

Gila! Jukir Pasar Tanah Abang Getok Tarif Parkir Rp100.000, 8 Orang Ditangkap

Seleb
4 bulan lalu

Dearly Djoshua Sebut Ari Lasso Bersikap seperti Preman, Ancam dan Intimidasi Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal