Kisah Pierre Tendean yang Sempat Berfoto dengan Ade Irma Suryani Sebelum Peristiwa G30S PKI

Puti Aini Yasmin
Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani (Dok Istimewa)

Sayang, baru lima meter di muka paviliun, ia disergap anggota Cakrabirawa. Ia diminta duduk beberapa saat di bawah pohon dekat rumah penjagaan dan beberapa anggota gerombolan menyatakan dia adalah Nasution.

Kemudian, ada teriakan "Nasution.. Nasution.. Nasution." yang menandakan bahwa Nasution telah tertangkap. Lettu Pierre Tendean yang sebenarnya merupakan ajudan Nasution pun dibawa ke Lubang Buaya.

Sesampainya di Lubang Buaya, para jenderal yang hidup dan yang sudah meninggal diserahkan ke eks Mayor Gatot Sukrisno. Pierre Tendean disiksa paling terakhir hingga akhirnya ditembak sebanyak 4 kali dari belakang oleh anggota Pemuda Rakyat bernama Kodik. 

Sementara itu, setelah gerombolan Cakrabirawa pergi, Ibu Nasution membawa Ade Irma Suryani ke RSPAD. Sebelum itu, ia ke markas besar KKO untuk memberitahu peristiwa dan minta bantuan penjagaan.

Namun, Ade Irma Suryani harus menyusul Pierre Tendean setelah enam hari dirawat di RSPAD atau tepatnya pada 6 Oktober 1956.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
13 hari lalu

HUT ke-81 RI, Prabowo Mengheningkan Cipta Doakan Pahlawan dan Korban Bencana Sumatera-NTT

1 bulan lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

2 bulan lalu

Roy Suryo Bandingkan Proses Penangkapan Dirinya Seperti Adegan Film G30S/PKI

10 bulan lalu

Sosok Rahmah El Yunusiyah, Pahlawan Nasional yang juga Guru Rasuna Said

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal