"Baru satu titik sudah berat banget. Berbulan-bulan mereka gini kayak.... apalagi nyampe Palangkaraya nih yang titiknya lebih berat," kata Zaskia.
Kisah para relawan tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat berupaya melindungi lingkungan dan permukiman mereka di tengah karhutla. Dengan sumber daya yang terbatas, mereka tetap meluangkan waktu dan tenaga, bahkan mengeluarkan uang pribadi, untuk membantu memadamkan api.
Di balik upaya tersebut, kebutuhan akan perlengkapan keselamatan dan dukungan operasional menjadi hal penting agar relawan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih aman. Sebab, menghadapi kebakaran bukan hanya membutuhkan keberanian dan semangat gotong royong, tetapi juga peralatan serta perlindungan yang memadai.