Kisah Prabowo dalam Operasi Seroja di Timor Timur, Kehilangan Komandan dan Prajurit Terbaik

Sucipto
Prabowo Subianto menjadi saksi kematian komandan dan rekan-rekannya saat terjun dalam Operasi Seroja di Timor Timur. (Foto: Istimewa)

Dirangkum dalam buku berjudul “Jenderal M Jusuf Panglima Para Prajurit” Prabowo Subianto beserta pasukannya dikerahkan setelah TNI menerjunkan pasukan gabungan Batalyon Parikesit yang terdiri atas prajurit dari kesatuan elite Kopassandha (Kopassus), Korps Marinir serta Kopasgat (Paskhas).

Pada 30 Desember 1978, Prabowo melapor kepada Mayor Yunus Yosfiah, jika anggotanya memergoki pergerakan pasukan dalam jumlah besar. Setelah dilakukan pengejaran, kontak tembak antara pasukan Prabowo dengan anak buah Nicolao Lobato tak terhindarkan.

Sejumlah pengawal Nicolao Lobato tewas. Bersama anggotanya yang tersisa Nicolao Lobato berusaha melarikan diri, namun upaya tersebut gagal setelah pasukannya dicegat oleh Batalyon 744 Somodok keesokan harinya.

"Pelarian Nicolao Lobato berakhir setelah ditembak oleh Jacobus Maradebo, prajurit TNI asal Timor Timur," tulis Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnarki dalam bukunya "Timor-Timur The Untold Story".

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 jam lalu

Prabowo Panggil Kepala BMKG, Bahas Karhutla hingga Persiapan Hadapi Bencana

7 jam lalu

Prabowo Bangun 265 Sekolah Rakyat dalam 2 Tahun, Buka Akses Pendidikan 45.000 Anak

2 hari lalu

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Karhutla, Personel Gabungan dan Alutsista Ditambah

3 hari lalu

Prabowo Puji Mentan Amran Tak Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan: Bagus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal