"Jadi jauh-jauh sebelumnya sudah saya persiapkan. Mulai saya ajak rutin check-up kesehatan sejak masih SMP kelas 3 sampai tamat SMA, enam bulan sekali biasanya," katanya.
Selain itu, Figgy juga ditempa sendiri oleh Sahidin. Sementara di bidang akademik justru Figgy lebih mandiri dalam mengeksplorasi diri.
"Saya latih sendiri di asrama juga. Dua itu saja yang penting, pertama kesehatan dan yang kedua fisiknya. Saya bilang kalau akademik orangtuanya tidak terlalu mengerti apa-apa, mungkin dia yang lebih akademik," ucapnya.
Pada saat Letda Figgy Heryansyah lulus dan dilantik Presiden menjadi taruna TNI AD, Serda Sahidin memberinya hormat dan memeluknya. Tak hanya itu, sebagai bentuk berbakti kepada orangtua, Letda Figgy bersujud dan mencium kaki ibunya di tengah lapangan Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang pasca Upacara Prasetya Perwira (Praspa).
Letda Figgy berharap suatu saat nanti dia bisa menjadi pemimpin di satuannya. Dia juga berharap bisa berkembang dan diandalkan di satuannya bertugas.
"Saya ingin menjadi pemimpin yang diandalkan di satuan saya nanti. Saya juga ingin suatu kebanggaan itu timbul dari diri saya untuk menjadi pemimpin yang dapat bisa diandalkan," kata Letda Figgy.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa turut memberikan motivasi saat bertemu Letda Figgy. KSAD berpesan agar Letda Figgy memiliki motivasi lebih sukses daripada ayahnya.
"Harus lebih tinggi dari Bapak ya," ujar KSAD.
"Siap," kata Letda Figgy.