Manfaat ini bukan hanya dirasakan oleh umat Muslim di Indonesia yang sedang menjalankan ibadah haji, melainkan juga umat Muslim di Dunia yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Inilah salah satu sumbangan terbesar Hatta.
Sumbangan lainnya saat Bung Hatta akan melakukan sai. Ibadah sai merupakan salah satu rukun umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki (berlari-lari kecil) bolak-balik tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya.
Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter. Saat itu, Hatta melihat orang yang akan melakukan Sai sangat banyak. Sementara orang-orang yang berjalan kaki dari arah bukit Shafa ke bukit Marwa sering bertubrukan.
Menurut Hatta, hal itu harus segera diselesaikan oleh pemerintah Arab Saudi untuk mencegah terjadinya tubrukan. Bung Hatta mengusulkan kepada pemimpin Saudi Arabia yang menemaninya agar segera dibuatkan jalur pemisah di tengah-tengah.
Atas usul dari Bung Hatta itulah, maka di tengah-tengah tempat ibadah sai dibuatkan jalur pemisah untuk orang-orang yang berjalan dari arah bukit Shafa ke bukit Marwa, dengan mereka yang berjalan dan berlari dari arah sebaliknya.