KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Iqbal Dwi Purnama
Proses evakuasi KRL imbas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur (foto: Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidiki sistem persinyalan kereta api imbas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. KNKT telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta sebagai bagian dari investigasi.

Simulasi ini penting untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan 16 orang penumpang pada Senin (27/4/2026). 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian. 

"Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan sistem," kata Menhub Dudy di Stasiun Bekasi Timur, dikutip Kamis (30/4/2026). 

KNKT disebut telah menekankan bahwa proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif dan berbasis data lapangan. Kemenhub juga berkomitmen menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 hari lalu

Demo 28 Oktober di Jakarta Hari Ini, KAI Pastikan Jadwal Kereta dari Gambir Tetap Normal

10 hari lalu

Pengguna KRL Jabodetabek Tembus 349 Juta Orang pada 2025, Naik 6,45 Persen

14 hari lalu

Menhub Minta Publik Tak Berspekulasi soal Kebakaran KMP Batumandi, KNKT Turun Tangan

17 hari lalu

KAI Catat Lonjakan Penumpang Tertinggi di 10 Stasiun, Terbesar 108 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal