Komisi IV DPR Bakal Dorong Pansus, Ungkap Dugaan Mark up Beras Impor

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi beras bulog (dok. istimewa)

“Dan memastikan komitmen dan langkah pemerintah dalam wujudkan kedaulatan pangan dan keberpihakan kepada petani dan kemandirian pangan,” kata Daniel.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi menjelaskan, biaya denda (demurrage) akibat tertahannya beras di pelabuhan tidak bisa dihindarkan. Sebab, hal itu merupakan bagian dari risiko pelayanan (handling) impor komoditas. 

Dia mencontohkan, waktu pengiriman beras dijadwalkan lima hari, tetapi karena cuaca ekstrem, waktu pengiriman pun terlambat dan menjadi tujuh hari. Karena itu menurut dia, biaya demurrage sudah diperhitungkan di awal sebagai mitigasi.

“Kami selalu berusaha meminimumkan biaya demurrage dan itu sepenuhnya menjadi bagian dari biaya yang masuk dalam perhitungan pembiayaan perusahaan pengimpor atau pengekspor," ujar Bayu melalui keterangan resmi, Rabu (3/7/2024).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
20 jam lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

5 hari lalu

Bapanas Usut Beras Fortifikasi, 8 Produsen Diperiksa Intensif

10 hari lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

17 hari lalu

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal