Komisi IX DPR Khawatir Target Penyelesaian Vaksin Merah Putih Molor Lagi

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Anshori Siregar (tangkapan layar)

Sebelumnya, Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan, vaksin Merah Putih telah melalui uji praklinik. Vaksin hasil kerja sama Universitas Airlangga (Unair) dan PT Biotis tersebut diharap segera mengantongi Emergency Use Authorization (EUA) di bulan Juli 2022. 

Emergency Use Authorization (EUA) akan diterbitkan setelah vaksin Merah Putih melalui uji klinik fase 1 hingga 3. Penny menjelaskan, saat ini proses uji klinik tersebut sedang berlangsung. 

“Sudah masuk ke dalam uji klinik fase pertama di bulan ini, dan secara adaptif melaju ke fase 2, dan April diharapkan masuk ke fase 3,” ujar Penny Lukito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI secara virtual, Senin (7/2/2022).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
19 hari lalu

Buntut Kematian dr Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Dugaan Intimidasi oleh Anggota DPRD

23 hari lalu

Anggota DPR Usul Pakai AI buat Bantu Pasien di Daerah Minim Dokter

23 hari lalu

Menkes Ungkap Ada Kesenjangan Tunjangan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, Mahakam Ulu Rp80 Juta

1 bulan lalu

Kepala BGN Diganti, Fraksi PDIP di DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal