Komisi VIII DPR Sebut Keputusan Saudi Hentikan Polemik Haji di Indonesia

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily (foto: DPR)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadizly menghormati keputusan Pemerintah Arab Saudi yang membatasi ibadah haji 2021. Mereka hanya buka ibadah haji untuk domestik dan warga asing (ekspatriat) yang tinggal di sana.

"Saya kira alasannya jelas karena mengutamakan keselamatan dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia," kata Ace saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (12/6/2021).

Politikus Golkar itu menilai, keputusan Saudi ini juga memperkuat alasan mengapa Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021 yang sudah diumumkan oleh Kementerian Agama.

"Keputusan Arab Saudi yang menutup akses bagi penerbangan internasional ini, seharusnya menghentikan polemik soal pembatalan haji yang dilakukan pemerintah Indonesia," ujar dia.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan kebijakan pelaksanaan haji pada Sabtu (12/6/2021) dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19, sebagaimana dikutip dari Arab News. 

Kementerian mengumumkan, pelaksanaan haji tahun ini akan diikuti 60.000 jemaah. Usia jemaah juga dibatasi yakni 18 sampai 65 tahun.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
18 jam lalu

Anggota DPR Sebut Kalimatan Seperti Setengah Neraka karena Karhutla, Desak Tetapkan Bencana Nasional

1 hari lalu

Kabareskrim Absen Rapat Bahas Konflik Agraria di DPR, Eks Wakapolri: Jangan Dibiasakan

2 hari lalu

Arab Saudi Blokir Uang Muka Haji 2027 Rp66,6 Miliar, RI Ajukan Keberatan

2 hari lalu

Banggar DPR Tagih Profil Utang Pemerintah ke Purbaya, Beri Waktu 10 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal