Komnas HAM Surati Kabareskrim untuk Periksa Mobil Laskar FPI

Tim MNC Portal
Polisi memeragakan 58 adegan dalam rekonstruksi penembakan enam laskar FPI pengawal HRS di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang. (Foto: SINDOnews/Nilakusuma).

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sebelumnya mengatakan, Tim Penyelidik terus mengumpulkan informasi, saksi, dan bukti terkait peristiwa tersebut. Dalam proses investigasi, Komnas HAM  telah mengumpulkan informasi dan bukti-bukti dari kedua pihak hingga masyarakat di sekitar lokasi.

“Kami tentu saja mengumpulkan informasi dan bukti-bukti dari kedua belah pihak. FPI pada kesempatan pertama, malam harinya kami sudah bertemu dengan Ustadz Ahmad Shobri Lubis, Munarman, dan beberapa keluarga. Lalu tim kami turun ke lapangan, ada tiga hari lebih di lapangan, untuk mencari bukti-bukti lain,” ujar Taufan, Kamis (17/12/2020).

Dia menjelaskan, berbagai barang bukti di lapangan yang dikumpulkan tim Komnas HAM antara lain selongsong peluru dari berbagai jenis, hingga sisa-sisa dari bagian-bagian kendaraan mobil yang diduga saling bertubrukan pada malam kejadian.

Dalam mendalami keterangan saksi, Komnas HAM telah memanggil Kapolda Metro Jaya, Dirut Jasa Marga, Bareskrim Mabes Polri, hingga Dokter Forensik Polri. Dari keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Komnas HAM telah mendapatkan kronologi kasus versi polisi.

Enam anggota Laskar FPI tewas ditembak petugas Polda Metro Jaya di Km 50 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Senin (7/12/2020) dini hari. Menurut polisi, tindakan tegas dan terukur terhadap para pengawal Habib Rizieq Shihab itu dilakukan karena mereka menyerang petugas Polda Metro Jaya dengan senjata api dan senjata tajam.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Yusril: Komnas HAM Harus Diperkuat, Pengawasan dan Penegakan HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

Nasional
3 hari lalu

Roy Suryo Cs bakal Lapor Komnas HAM, Klaim Diperlakukan Sewenang-wenang oleh Penyidik

Nasional
7 hari lalu

Komnas HAM Nyatakan Teror Air Keras Andrie Yunus Pelanggaran HAM, Beberkan 5 Alasannya

Nasional
10 hari lalu

Fakta Baru 15 Warga Tewas di Puncak Papua Tengah, Ini Temuan Komnas HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal