Kompolnas Apresiasi Komitmen Polri Rekrut Anggota dari Kalangan Santri

Irfan Ma'ruf
148 Peserta Seleksi Anggota Polri Polres Banjarbaru Tes Kesehatan Tahap 1 di Polda Kalsel (Foto: Dok Polda Kalsel)

JAKARTA, iNews.id – Langkah Polri yang akan komitmen merekrut kalangan santri mendapat apresiasi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Langkah Polri tersebut dinilai sudah tepat sebagai ikhtiar melawan dan meredam paham radikal ekstrem yang bisa menjangkiti aparat penegak hukum.

“Rekrutmen anggota Polri dari kalangan santri, saya nilai sangat positif dengan arti sebenarnya. Santri dengan pengertian umum adalah seseorang yang ikhtiar belajar memahami agamanya dengan sungguh-sungguh melalui mursyid atau guru pembimbing yang memiliki sanad otoritas keilmuan yang tersambung melalui guru-gurunya hingga kepada Rasulullah,” kata anggota Kompolnas, Mohammad Dawam dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/12/2021).

Dengan kata lain, kata dia, seorang santri pasti memiliki guru pembimbing agama. Dengan demikian, agama tidak dipahami dengan pemahaman sepotong-potong dan oleh karenanya seorang santri tentu akan memahami bahwa spirit keagamaan sangat berguna bagi kehidupan pribadi, sosial dan dalam konteks membangun bangsanya. 

“Bangsa dan negara dimana yang ia tempati adalah tempat ia bersujud, mencari nafkah dan bersosialisasi dengan berbagai kelompok. Maka dalam konteks berpikir seperti inilah seorang santri dapat dipastikan ia akan selalu mencintai Tanah Airnya, Bangsanya sebagaimana ia mencintai harkat dan martabat kemanusiaan,” paparnya. 

Dawam menjelaskan, usulan berbagai kelompok agar santri mendapat porsi khusus ikut dalam rekrutmen anggota Polri bahkan termasuk rekrutmen Akpol merupakan proyeksi jangka panjang yang telah diterapkan Polri dan sebaiknya terus dilakukan seraya dievaluasi. 

“Tujuannya jelas untuk menghadirkan spirit nilai-nilai keagamaan dalam konteks berbangsa dan bernegara. Maka ke depan diharapkan, peran santri olisi ini agar ikut berkontribusi kepada bangsanya pada titik peradaban,” katanya. 

Kehadiran polisi santri, kata dia, juga diikhtiarkan dalam rangka meminimalisasi paham ekstrem keagamaan yang mengarah pada tindak pidana terorisme di Indonesia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Penasihat Kapolri Beberkan Tantangan Reformasi Polri, Singgung soal Pengawasan

Nasional
19 hari lalu

Kompolnas soal Sanksi Etik Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik: Potensi Besar Dipecat

Nasional
24 hari lalu

Kapolri Instruksikan Buru Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

Nasional
2 bulan lalu

Kompolnas Terima 1.291 Aduan terkait Polri Sepanjang 2025, Mayoritas Keluhkan Penyelidikan dan Penyidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal