Kontroversi Pertemuan Thailand dan Junta Militer Myanmar, Indonesia Tegaskan Tak Hadir

Widya Michella
Indonesia tidak menghadiri undangan dari Thailand kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dan beberapa negara untuk menghadiri pertemuan informal. (freepik)

"Kita tidak tahu apa hasilnya, karena Indonesia tidak hadir," katanya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa para pemimpin ASEAN sepakat untuk tidak mengundang junta militer Myanmar dalam pertemuan tingkat tinggi. Namun, berdasarkan keputusan KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN di Phon Pehm, Kamboja, hanya perwakilan non-politik yang dapat dilibatkan.

"Jadi keputusan ini secara jelas menyebutkan bahwa representasi non-politik untuk Myanmar pada KTT dan pada pertemuan Menlu masih tetap berlaku," katanya.

Sementara itu, Indonesia sebagai ketua ASEAN tahun ini, lanjut Ngurah, terus berkomitmen untuk melaksanakan 5PC dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politik.

"Selama kami menjadi ketua ASEAN, Indonesia telah melakukan pendekatan dengan hampir semua pihak. Hanya ada beberapa pihak yang belum kami lakukan pendekatan. Dan pihak yang telah kami lakukan pendekatan termasuk SAC (Dewan Administrasi Negara), NUG (Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar), dan lainnya," katanya.

Bahkan dalam KTT ke-42 di Labuan Bajo, semua pemimpin menegaskan kembali komitmen mereka untuk menjadikan 5PC sebagai panduan utama ASEAN dalam membantu Myanmar keluar dari krisis politik dan mencari solusi damai.

"Jadi jika tidak ada pendekatan setelah KTT ke-42, itu tidak benar. Ini telah kami lakukan, oleh karena itu isu pendekatan bukan lagi menjadi persoalan. Karena Indonesia telah melakukan pendekatan dan setiap hasil pendekatan dilaporkan oleh Menlu sebagai Ketua Pertemuan Menlu ASEAN," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Destinasi
1 hari lalu

Wujudkan Liburan ke Thailand dengan Pilihan Tiket Lebih Terjangkau

Nasional
3 hari lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Nasional
4 hari lalu

Kesepakatan Dagang Baru: Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal