Korban Gempa Masih Trauma, Dukungan Psikososial Sangat Penting

iNews.id
Gempa bumi M6,1 di Pasaman Barat masih menyisakan ketakutan bagi sebagian korban (Foto: ACT)

“Sudah sempat saya ajak pulang, dia enggak mau, kayaknya trauma,” ungkap Santi.

Dia pun mengatakan masih takut dengan gempa susulan. Jika terjadi gempa susulan, dia akan langsung lari.

Demikian juga Safri, pengungsi lainnya, dia masih takut jika dengan gempa susulan. Di halaman rumah panggung, Safri memasang terpal sebagai tenda dan membawa kompor untuk memasak. 

Selain dihuni oleh keluarga dekat, rumah panggung Safri menjadi tempat mengungsi bagi warga sekitar. Dia memperkirakan sekitar 40 atau 50 orang yang menghuni rumahnya.

Dokter Arini Retno Palupi dari Tim Humanity Medical Sevices ACT mengatakan, ketakutan pascabencana memang lazim terjadi. Namun, hal ini juga penting untuk diatasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Warga Jakarta Rasakan Getaran Gempa M4,3 Cianjur

6 hari lalu

Gempa Terkini M4,3 Guncang Cianjur Jabar, Kedalaman 5 Km

7 hari lalu

BMKG: 10.232 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 157 Dirasakan

12 hari lalu

Prabowo ke Korban Gempa NTT di Nagekeo: MBG Mau Dilanjutkan atau Tidak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal