Korban Tewas Gempa NTT M7,7 Bertambah jadi 53 Orang, 135 Luka dan 241 Rumah Rusak

Putranegara Batubara
Ilustrasi gempa M7,7 mengguncang Mbay Nagekeo, NTT. (Foto: Dok. BMKG)

“Hingga hari ini, hari kedua, data dari daerah yang masuk ke BNPB untuk rumah rusak berat berjumlah 154 unit, rumah rusak sedang 49 unit, dan rumah rusak ringan 38 unit. Tentu saja data ini masih berkembang, akan dinamis,” tuturnya.

Abdul Muhari menjelaskan status tanggap darurat mulai diterapkan di sejumlah wilayah terdampak. Kabupaten Manggarai telah memasuki fase tanggap darurat selama 90 hari.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur masih dalam proses penetapan surat keputusan (SK) tanggap darurat selama 14 hari. Provinsi SCC juga berada dalam proses penetapan status tanggap darurat.

Pada fase ini, pemerintah memprioritaskan pencarian dan pertolongan korban serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar bagi masyarakat terdampak.

Tim di lapangan juga diminta melakukan pendataan dan identifikasi kerugian materiil, terutama kondisi rumah yang mengalami kerusakan.

“Kenapa ini sangat diperlukan, supaya nanti kita bisa lebih mengefektifkan fase-fase akhir nanti di tanggap darurat menuju kecepatan transisi dan pemulihan menuju rekonstruksi. Supaya proses recovery nantinya bisa kita lakukan dan kita akselerasi,” jelasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
13 jam lalu

995 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Hanya 46 yang Dirasakan

15 jam lalu

Pratikno: Pemerintah Pusat Full Team Hadir Tangani Gempa NTT

15 jam lalu

Gempa M7,7 NTT Rusak 21 Rumah Sakit dan 190 Puskesmas

16 jam lalu

Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, AHY: Pemerintah Segerakan Tanggap Bencana, Evakuasi Korban dan Pulihkan Akses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal